Mass Rapid Transit Jakarta (MRT Jakarta) adalah sebuah sistem transportasi transit cepat menggunakan kereta rel listrik. MRT Jakarta menghubungkan Lebak Bulus, Jakarta Selatan sampai dengan Bundaran HI Jakarta Pusat sepanjang 15.7 km dengan 13 stasiun (7 stasiun layang dan 6 stasiun bawah tanah).
Jenis konstruksi pada MRT Jakarta terdiri dari:
Konstruksi Layang (Elevated Section)
Sebagian dari konstruksi jalur MRT Jakarta merupakan struktur layang (Elevated) yang membentang ±10 km; dari wilayah Lebak Bulus hingga Sisingamangaraja. Tīpe struktur layang yang akan digunakan adalah Tiang Tunggal (Single Pier) pada bagian bawah serta Gelagar Persegi Beton Pracetak (Precast Concrete Box Girder) pada bagian atas. Pekerjaan Konstruksi Layang MRT Jakarta terdiri dari tiga paket, yaitu Contract Package (CP) 101, CP 102 dan CP 103.
Konstruksi Bawah Tanah (Underground)
Konstruksi bawah tanah (Underground) MRT Jakarta membentang 4-6 km, yang terdiri dari terowongan MRT bawah tanah dan enam stasiun MRT bawah tanah. Metode pengerjaan konstruksi bawah tanah menggunakan TBM (Tunnel Boring Machine) tipe EPB (Earth Pressure Balance Machine), dengan pembagian koridor paket pengerjaan terbagi menjadi tiga: CP 104 CP 105 dan CP 106
Cokrosoemitro Wirast Utama terlibat aktif dalam pembangunan Konstruksi Layang (Elevated Section) MRT CP 103 dan Konstruksi Bawah Tanah (Underground) MRT CP 104-105.
| Manpower supply untuk pekerjaan sipil +- 300 pekerja. |
| Jenis bangunan : Elevated structure, pier head, column, pile cap and etc. |
Project name
MRT Jakarta CP. 103 - Elevated Structure Section Package 1
Project owner
Obayashi Shimizu Jakon JO - MRT Jakarta
Project Category
Year
2015 - 2019



